5 Keistimewaan Hari Senin Dan Kamis

Hari Senin

5 Keistimewaan Hari Senin Dan Kamis – Hari Senin dan hari Kamis dalam Islam merupakan hari-hari istimewa untuk melakukan ibadah. Rasulullah Shallallaahu’alaihi wasallam pun memberi kesan terhadap dua hari ini sebagai hari-hari pilihan untuk melaksanakan ibadah salah satunya puasa Senin dan Kamis.
Adanya keistimewaan pada hari Senin dan Kamis menjadi sinyal bagi ummat muslim untuk tidak menurunkan keimanannya pada hari-hari tersebut. Dengan kata lain, dalam dua hari ini terdapat hikmah di balik pemilihannya oleh Rasulullah Shallallaahu’alaihi wasallam.

Apa saja keistimewaan hari Senin dan Kamis tersebut?

1. Hari Lahir dan Wafatnya Rasulullah Shallallaahu’alaihi wasallam

Berdasarkan keterangan beberapa riwayat, hari Senin merupakan hari dilahirkannya Rasulullah Shallallaahu’alaihi wasallam yakni bertepatan pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun 571 M.

Menjelang kelahiran beliau, terdapat beberapa kejadian yang luar biasa. Sebagaimana disebutkan dalam riwayat Al Baihaqi dari Ibnu Abbas bahwa sewaktu Nabi Muhammad Shallallaahu’alaihi wasallam berada dalam kandungan, Sayyidah Aminah bermimpi ada cahaya yang keluar dari dirinya serta menerangi istana-istana di daerah Syam.

Selain itu, hari Senin menjadi penutup usia Rasulullah Shallallaahu’alaihi wasallam yakni di usia 63 tahun. Terdapat kisah terakhir yang diriwayatkan oleh Bukhari dari Anas bin Malik bahwa:

“Pada hari Senin, jamaah sholat Subuh yang dipimpin oleh Abu Bakar ra tidak merasa terkejut kecuali ketika Rasulullah Shallallaahu’alaihi wasallam membuka tabir dari kamar Sayyidah ‘Aisyah. Beliau memandang shaf-shaf jamaah Subuh itu sambil melempar senyuman.

Abu Bakar pun segera mundur ke shaf jamaah, karena mengira Rasulullah Shallallaahu’alaihi wasallam keluar bergabung untuk ikut sholat.” Kemudian Anas melanjutnya ceritanya,

Kaum muslim saat itu merasa gembira dalam sholat mereka dengan kehadiran Rasulullah Shallallaahu’alaihi wasallam, lantas beliau memberi isyarat dengan tangannya kepada jamaah untuk melanjutkan sholat mereka. Rasulullah Shallallaahu’alaihi wasallam pun kemudian kembali ke kamarnya dan kembali menutup tabir.”

2. Hari Amal Ibadah Dilaporkan

Keistimewaan lain dari hari Senin dan Kamis adalah karena pada hari ini dilaporkan amal manusia ke hadirat Allah Subhanahu Wata’ala. Sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut:

“Amal-amal perbuatan manusia dilaporkan dua kali dalam seminggu, yaitu hari Senin dan Kamis. Setiap orang yang beriman akan mendapat ampunan Allah, kecuali orang yang antara dirinya dan saudaranya ada perselisihan. Dikatakan, ‘Akhirkanlah (ampunan bagi) keduanya, sampai mereka berdamai.” (HR Muslim dari Abu Hurairah)

Dalam hadis lain juga disebutkan bahwa:

“Amal-amal perbuatan manusia dilaporkan pada hari Senin dan Kamis. Aku senang kalau amalanku dilaporkan pada saat berpuasa.” (HR. At Tirmidzi)

3. Hari Pembukaan Pintu Gerbang Surga

Keterangan ini sesuai dengan sabda Rasulullah Shallallaahu’alaihi wasallam:

“Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Maka, semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan suatu apa pun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang antara ia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu, dikatakan,

‘Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap orang ini sampai keduanya berdamai.” (HR. Muslim)

4. Hari Diciptakannya Pepohonan dan Makhluk Melata

Rasulullah Shallallaahu’alaihi wasallam bersabda:

“Allah ‘Azza wa Jalla menciptakan tanah pada hari Sabtu, gunung-gunung pada hari Ahad, pepohonan pada hari Senin, kandungan bumi pada hari Selasa, cahaya pada hari Rabu, dihamparkan binatang-binatang pada hari Kamis, dan terakhir menjadikan Adam as setelah waktu sore dan akhir perhitungan waktu antara sore sampai malam pada hari Jumat.” (HR. Muslim)

5. Dikabulkannya Hajat Beberapa Nabi

  • Nabi Ibrahim bertemu raja Mesir dan hajatnya terlaksana dengan diberikannya wanita bernama Sayyidah Hajar kepadanya.
  • Masuknya saudara-saudara Nabi Yusuf as ke istana dan mereka mendapatkan bermacam-macam kenikmatan
  • Masuknya Nabi Ya’qub as ke Mesir dan ia mendapatkan suasana aman
  • Masuknya Nabi Musa as ke Mesir kemudian ia memperoleh orang Qibthiy
  • Masuknya Rasulullah Shallallaahu’alaihi wasallam ke Mekkah dan beliau mendapatkan orang kafir menyerah kepada kaum muslimin.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Konsultasi langsung
Konsultasi Langsung
Assalaamu'alaikum
Terimakasih telah Mengunjungi qifaya.id
SIlahkan Konsultasikan Rencana Perjalanan Anda Kepada Kami