Penjelasan Rinci Rangkaian Ibadah Haji Dari Nol Sampai Selesai

Penjelasan Rinci Rangkaian Ibadah Haji Dari Nol Sampai Selesai

Penjelasan Rinci Rangkaian Ibadah Haji Dari Nol Sampai Selesai – Pelaksanaan ibadah haji tahun 1444 Hijriyah/2023 Masehi sudah mendekati puncaknya. Banyak jama’ah haji yang sudah dan akan memulai berbagai rangkaiannya

Bagi sahabat yang belum mengerti rangkaian lengkap pelaksanaan ibadah haji dari awal hingga akhir, berikut ini penjelasan untuk Anda ya sahabat.

1. Ihram dan Niat

Rangkaian ibadah haji bermula pada tanggal 8 Dzulhijjah setiap tahunnya. Jamaah akan melakukan ihram beserta niat dari tempat asal.

Kemudian seluruh jamaah haji berteduh di tenda arafah sambil menunggu waktu wukuf  yang akan mulai pada tanggal 9 Dzulhijjah, ketika matahari tergelincir ke barat.

2. Wukuf di Arafah

Wukuf bermula tanggal 9 Dzulhijjah, dari waktu dzuhur sekitar pukul 12 siang sampai matahari terbenam sekitar pukul 6 sore. Saat itulah waktu yang mustajab bagi jamaah memohon doa kepada Allah SWT.

3. Mabit di Muzdalifah

Saat matahari tenggelam, seluruh jamaah meninggalkan Arafah menuju Muzdalifah untuk menginap (mabit). Perjalanan dari Arafah ke Muzdalifah terkenal sebagai perjalanan yang melelahkan karena jutaan manusia berbondong-bondong menuju ke sana, sambil mengambil kerikil untuk melempar jumrah.

4. Jumrah Aqabah

Pada Tanggal 10 Dzulhijjah, jamaah bergerak berangkat dari Muzdalifah menuju Mina sebelum matahari terbit untuk melempar Jumrah Aqabah sebanyak tujuh lemparan. Lalu  jamaah ber-tahallul (mencukur rambutnya), selesai tahallul jama’ah baru boleh mengenakan pakaian biasa

5. Mabit di Mina

Setelah tahallul awal, jamaah kembali ke Mina untuk menginap minimal 2 hari, yaitu pada tanggal 11-12 Dzulhijjah. Sunnah  melontar jumrah lagi dengan tiga sasaran.

6. Thawaf Ifadah

Setelah selesai mabit dan melontar jumrah di Mina, jamaah menuju Mekah untuk melaksanakan Thawaf Ifadah  kemudian dilanjutkan dengan Sa’i. Jamaah yang sudah melaksanakan tahallul dan mabit di Mina, berarti rangkaian hajinya rampung bersama dengan pelaksanaan Sa’i.

7. Thawaf Wada’

Wada’ berarti perpisahan. Setelah seluruh ritual haji selesai, jamaah melaksanakan thawaf wada sebelum akhirnya meninggalkan Mekah untuk kembali ke negaranya masing-masing.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Konsultasi langsung
Konsultasi Langsung
Assalaamu'alaikum
Terimakasih telah Mengunjungi qifaya.id
SIlahkan Konsultasikan Rencana Perjalanan Anda Kepada Kami