Pulang Umroh Dibotakin Apa Hukumnya

Pulang Umroh Dibotakin Apa Hukumnya
Tahallul Qifaya Tour & Travel

Pulang Umroh Dibotakin Apa Hukumnya – Tahallul merupakan tahap akhir dari rangkaian pelaksanaan ibadah umroh atau haji. Tahalul memiliki makna bahwa seorang jamaah telah halal atas segala larangan selama jama’ah dalam kondisi ihrom. Oleh karenanya, tak heran jika sebagian besar jamaah pria yang pulang dari ibadah umroh biasanya tampak plontos tanpa rambut.

Bagi jama’ah yang sudah sering pergi umroh dan haji  mencukur rambut bukan hal yang asing. Namun bagi jama’ah yang baru pertama kali berangkat umroh hal ini mungkin perlu pengamatan lebih lanjut. Nah, beberapa informasi di bawah ini akan membuat Anda lebih paham tentang mencukur rambut setelah melaksanakan rangkaian ibadah umroh.

  1. Makna mencukur rambut saat umroh

Mencukur rambut saat umroh memiliki makna yang dalam, yaitu sebagai  tindakan untuk mensucikan kepala yang mana kepala merupakan tempat seseorang untuk berpikir dan mengambil tindakan. Banyaknya berbuat dosa juga awalnya berawal dari pemikiran dari kepala. Salah satu anjuran doa ketika mencukur rambut saat umroh adalah :

“Ya Allah, ini ubun – ubunku, maka terimalah dariku (amal perbuatanku) dan ampunilah dosa – dosaku”

Bahkan menurut Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec mencukur rambut saat umroh bermakna seseorang telah melepaskan diri dari hiasan duniawi demi mengharapkan ridho Allah SWT.  Beliaupun berpendapat jika rambut memiliki sifat yang mudah untuk dipangkas. Begitupula dengan dosa yang mudah untuk dihilangkan dengan taubat yang sungguh –sungguh.

Selain itu, tahallul atau mencukur rambut yang juga adalah simbol dari meletakkan mahkota seseorang. Dengan rontoknya ribuan rambut dari kepala seseorang, rontok juga segala keangkuhan dan segala penyakit hati yang nantinya dapat membuat mereka yang mengamalkannya lebih tawadhu’ dan rendah diri.

  • Mencukur rambut terbagi menjadi dua

Dalam praktek tahallul, jama’ah memiliki dua opsi untuk melakukannya. Yang pertama adalah mencukur habis atau gundul seluruh rambut di kepala, dan yang kedua adalah memangkas rambut sebagian.

Walaupun kedua cara ini sama – sama hukumnya boleh, tetapi ada keistimewaan bagi orang yang mencukur gundul rambutnya. Yaitu mereka yang mencukur habis rambutnya mendapat tiga kali doa Rasulullah daripada mereka yang hanya memangkas sebagian rambutnya.

Tentunya ketentuan memotong habis rambut ketika tahallul hanya berlaku pada jamaah pria, karena bagi jamaah wanita hanya boleh untuk memotong rambut mereka sebuku jari.

  • Hukum mencukur rambut ketika haji dan umroh

Adapun hukum untuk mencukur rambut ketika haji dan umroh adalah wajib menurut Madzhab Syafi’i. Tanpa adanya tahallul, maka tidaklah sah ibadah haji dan umroh yang telah dilakukan.

Karena hukumnya adalah wajib, ada baiknya jika Anda yang berniat berangkat umroh tidak memotong rambut terlebih dahulu sebelum menunaikan ibadah tersebut. Dengan melakukan tahallul, Anda telah mendapatkan hadiah atas kesabaran selama berihram dan menjalankan ibadah umroh.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Konsultasi langsung
Konsultasi Langsung
Assalaamu'alaikum
Terimakasih telah Mengunjungi qifaya.id
SIlahkan Konsultasikan Rencana Perjalanan Anda Kepada Kami